garra

mause

Minggu, 18 November 2012

mimpi atau nyata


MIMPI ATAU NYATA
Terkadang hidup ini sangat membingungkan,terkadang mimpi seperti nyata, dan kenyataan seperti mimpi. Saya bingung yang saya jalani saat ini mimpi atau nyata, semoga saja ini hanyalah mimpi.
Saat ini saya sedang hancur banyak problem yang saat ini saya hadapi, dari mulai keluarga sampai  kisah percintaan aku. Aku terkadang tidak mengerti dengan Sekenario yang dibuat oleh tuhan.Sekenario yang dibuat oleh tuhan amat sangat rumit untuk saya mengerti. Disaat saya snagat sayang padanya tapi tuhan berkehendak lain, tuhan tidak mengijinkan aku bersamanya, sudah tiga tahun aku bersamanya dan akupun ditnggalkan begitu saja. Snagat mudah baginya mengatakan pisah seakan-akan tidak ada kenangan yang berkesan selama tiga tahun menjalani hidup dengan ku, dia sangat mudah melupakan, kenangan yang sudah melekatdi fikiran ku.
Butuh waktu yang lama untuk melupakan itu semua, melupakannya dan melupakan semua kenangan yang sudah di lukisnya. Hari –haripun aku jalani tanpa dia, hidup ini terasa kosong karena ketiadaan dia disisiku.mataindah yang dahulu dengannya aku biasa melihat keindahan cinta, mata indah yang  dahulunya miliku, senyum manis yang dahulu mengisi hari-hari ku, kini terasa jauh meninggalkan ku. Kini aku sadar bahwa dia bukan miliku lagi, tetapi aku akan selalu mengingatnya.
Satu tahun sudah aku tanpanya,akupun tidak percaya bahwa  aku mampu hidup tanpanya,sungguh ini semua seperti mimpi. Akupun sedikit demi sedikit mulai menghapus kenangan yang sudah di lukisnya. Dan akhirnya suaktu krtika aku bertemu dengan sesosok wanita yang sangat lemah lembut dari cara bicaranya sampai tutur katanya sangat indah di dengar. Dan seketika akupun lupa dengan semua masa lalu ku, melihatnya saja hati ini bergetar. Hasrat ingin berkenalan pun menggebu-gebu serasa darm yang dipukul dengan keras, tappi aku belum berani untuk menegur sapa dia, hari itu hati ku sangat berbunga-bunga aku tidak tau knapa. Haripun berakhir.
Keesokan harinyasaat aku msuk kelas aku terkejut kerena wanita yang kemarin sudah ada di kelas ku, akupun bertanya kepada teman-teman ku. “Siapa dia.?” Tanya ku. temanku pun menjawab “dia murid baru disini”. Akhirny rasa ingin menyapa diapun memuncak, akupun menyapanya dan diapun menjawabnya dengan suara yang lembut yang membuatku tersenyum.
Setelah beberapa hari aku pun sering bertemu dia, akhirnya akupun akrab denganya, aku sering makan bersama, belajar bersama. Karena aku sering bersamanya, akhirnya akupun lupa dengan masalaluku, aku merasa amat sangat nyaman jika berada di dekatnya dan diapun sepertinya merasakan hal yang sama dengan ku. Setelah satu bulan kami bersama-sama, akhirnya aku memiliki setatus dengannya, aku berpacaran dengannya. Hari-hariku selalu di isi dan di hiasi dengan warna yang berbeda olehnya enam bulan ku lalui bersamanya dengan baik, setelah enam bulan ku jalani bersamanya, tenya tidak disangka, masalalu ku kembali lagi, dan aku dipertemukan lagi dengannya akupun bingung aku harus berbuat apa.
Sejenak aku terdiam dan berfikir, akhirnya aku punya keputusan akupun tidak menerimanya lagi, karena aku tidak mau sakit yang kedua kali. Akhirnya akupun menjalani hubungan dengan kekasihku yang sekarang. Akupun menjalani hubungan ini dengan tenang, karna menurutku semua keputusan yang ku ambil sudah benar tapi semua keputusan ku salah, kekasih ku yang sekarang sudah tidak bersamaku lagi terjatuh dari gedunga yang amat tinggi.
Disaat aku rapuh dan hancur, aku bertemu dengan dua orang teman laki-laki yang akhirnya menjadi sahabatku. merekalah yang selalu menghiburku, mereka yang selalu memberiku semangat. Dua sahabatku itu sudah aku anggap sebagai saudaraku sendiri. Kami makan bersama sampai tidurpun bersama-sama. Canda tawa kami sama-sama, akhirnya akupun bisa sedikit melupakan masalahku karen banyak hiburan yang telah diberikan oleh sahabatku itu.
Dan suatu hari kami bermain kesekolah kami untuk memenuhi undangan dari dik-adik kelas kami. Adik-adik kelas kami ingin kami mengajari merekadalam suatu organisasi karna mereka akan mengikuti lomba, akhirnya kamipun bersedia untu mengajari dan membimbing merka. Setelah dua bulan kami mengajari mereka, ada salah satu siswi yang menyimpan perasaan yang istimewa terhadapku. Diapun meminta nomer telpnku, dalih dia meminta nomer teponku agar dia mudah menghubungiku untuk meminta tolng lagi suatu saat nanti.
Keesokan harinya dia menelpon ku dia menanyakan kabarku. Dia sangat perhatian terhadapku, lumayan lama dia memberikan prharian kepadaku, akupun bingung mengapa dia sangat perhatian kepadaku. Akupun pnasaran akhirnay aku menanyakan hal ini kepadanya, akupun terkejut dengan jawaban  dia. Dia bilang kalu dia menyimpan prasaan yang istimewa kepadaku dan dia ingin menjadi kekasihku. Akupun berkata kepadanya “kita jalani saja dulu kalau keduanya merasa nyaman baru kita fikirkan lagi mau dibawa kemana hubungan ini”. Tiga minggu sudah, akhirnya akupun merasa nyaman dengannya. Akupun mengungkapkan perasaan ku kepadanya dan dia memiliki perasaan yang sama. Tiadak terasa satu mnggu sudah aku menjalani hubungan ini dengannya.
Setelah satu minggu, aku dan salah satu sahabat ku prgi jauh untuk kuliah. Dan sahabatku yang satunya lagi tidak mau untuk kuliah lgi karena dia sudah bekerja. Akupun menjalani hubungan jarak jauh dengannya dan aku saling percaya dengannya. Satubulan aku pergi, banyak konflik dalam hubungan ku, aku tidak tau apa sebabnya, mengapa dia bisa berubah.aku bertanya-tanya kepada diriku sendiri, apa salah ku...? setelah satu minggu aku mencari tahu akhirnya aku menemukan titik terangnya. Ternyata sahabatku yang sudah aku anggap sebagai saudaraku sendiri, menjelek-jelekan aku di depan kekasihku tanpa sepengetahuanku. Ternyata sahabatku sudah lama mempunyai perasaan yang istimewa terhadap kekasihku. Inilah peristiwa yang amat saaaangat menyakitkan, sahabat sekaligus saudaraku sendiri menusuku dari belakang. Air mataku pun menetes, menetes bukan karna seorang wanita, tapi menetes karena sahabat.
Aku sangat bingung apa maksud tuhan dari semua ini knapa harus melibatkan sahabatku, sekenario tuhan tidak aku mengerti. Aku berharap semua ini hanyalah mimpi, tapi tuhan berkata lain semua peristiwa ini nyata terjadi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar